DaerahRagam

Tebar Bau Menyengat, Warga Leuwilimus Demo Minta PT XWI Ditutup

Jurnal.5
Sabtu, 29 Mei 2021, 21:40 WAT
Last Updated 2021-05-29T14:41:07Z

SERANG, - Puluhan warga Leuwilimus mendatangi PT Xiang Wang Indonesia (XWI) di kawasan Industri Pancatama Cikande, (Sabtu 29 Mei 2021). Kedatangan puluhan warga ini untuk melakukan aksi protes ke perusahaan yang diduga menimbulkan bau menyengat, sehingga warga sekitar mengalami sesak nafas, mual-mual bahkan sampai muntah.

"bukan hanya sesak nafas dan muntah-muntah, asap yang keluar dari perusahaan itu membuat mata perih, kami meminta perusahaan ini harus bertanggungjawab," kata Adnan, salah seorang pendemo.

Adnan juga meminta PT Xiang Wang Indonesia untuk tidak melakukan aktifitas, sebelum bisa mengatasi bau yang di timbulkan. 

"kami meminta kepada pihak perusahaan untuk tidak melakukan aktifitas, karena akibat dari aktifitas pabrik itu banyak warga yang mengalami sesak nafas, intinya banyak warga yang sakit," tandasnya.

Pantauan awak media di lokasi  menyebutkan, masyarakat mendatangi perusahaan sekira pukul 12.00 wib, ada yng menggunakan kendaraan roda dua dan ada juga yang berjalan kaki. Warga melakukan orasi tepat di depan pintu PT XWI. Selang beberapa menit melakukan orasi, Kepala Desa Leuwilimus, Karmawan, terlihat menemui warga dan masuk kedalam kantor perusahaan untuk melakukan mediasi. 

Kades Leuwilimus ini terlihat keluar dari kantor perusahaan setelah setengah jam melakukan mediasi dengan management PT XWI. 

" silahkan para warga yang merasa dirugikan oleh PT Xiang Wang Indonesia agar menyampaikan keluhan melalui RT dan RW masing-masing, setelah itu nanti para tokoh masyarakat dan ketua RT/RW akan berdiskusi dengan pihak perusahaan," kata Karmawan, kepala Desa Leuwilimus di hadapan warga. 

Karmawan menjelaskan bahwa, bau menyengat yang mengakibatkan warga sesak nafas itu berasal dari pipa PT XWI yang mengalami kebocoran. 

"tadi pihak management perusahaan sudah menjelaskan,  saat dalam tahap uji coba ada pipa yang mengalami kebocoran, sehingga menimbulkan bau yang menyengat," ujarnya.

Untuk saat ini, kata Karmawan, aktifitas uji coba sudah di hentikan sambil melakukan perbaikan pada pipa yang bocor.

"memang perusahaan sudah dua kali melakukan uji coba, namun masih tetap menimbulkan bau, untuk itu perusahaan memutuskan untuk melakukan pembenahan lagi supaya tidak menimbulkan bau," ungkapnya. 

"saya sudah meminta pihak perusahaan supaya jangan melakukan aktifitas produksi kalau masih menimbulkan bau," sambung Karmawan.

Ricard, HRD PT Xiang Wang Indonesia kepada awak media mengatakan bahwa, penyebab bau menyengat yang menimbulkan sesak pada warga adalah bahan senyawa Sulfur yang terkandung dalam bahan meterial tembaga. 

"kita kan memproduksi tembaga, jadi material mentah tembaga itu mengandung sulfur, pipa Sulfur inilah yang bocor hingga menimbulkan bau," kata Ricard menjelaskan. 

Ketika di tanya terkait bahaya sulfur ketika terhirup atau terpapar kedalam tubuh manusia, Ricard mengatakan bisa berbahaya.

" kalau terus menerus dan dalam waktu yang lama terhirup dan berada dalam tubuh manusia akan berbahaya," ungkap Ricard.

Ricard juga meminta kepada warga yang merasa masih sakit akibat terpapar bau Sulfur dari PT XWI agar segera periksa ke puskesmas dan biayanya di tanggung oleh perusahaan.

"kalau memang karena menghirup bau menyengat dari PT XWI menimbulkan sakit, kami bertanggung jawab untuk membiayai pengobatannya," tuturnya. (Red/ka**)

TrendingMore