DaerahRagam

ADE SAPUTRA CERMATI PIDANA KORUPSI DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

Jurnal.5
Rabu, 22 September 2021, 14:10 WAT
Last Updated 2021-09-22T07:10:06Z

Jakarta--Sejak terbitnya UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa menjadikan dana desa sesuatu hal yang sangat menggiurkan karena nilai dana desa mencapai 1 M.

"Adanya kasus yang menyeret oknum aparatur desa, menjadikan pengelolaan keuangan dana desa benar-benar sangat perlu dikawal, dan diawasi oleh semua lapisan. "Ujar Kepala Koordinasi LSM Temperak Dr. H. Ade Saputra, SH MH kepada para awak media di Jakarta, Rabu (22/9/2021)

"Pengungkapan ini bertujuan untuk mengetahui tentang tindak pidana korupsi, fenomena, dampak, serta upaya pemberantasan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan desa. "Tegasnya.

"Tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan desa merupakan segala tindakan yang dapat merugikan keuangan maupun perekonomian negara maupun desa. Banyak fenomena yang menjerat aparatur desa khususnya kepala desa, dalam pengelolaan keuangan dan dana desa. Korupsi menyebabkan kerugian bagi negara dan masyarakat, menghancurkan sistem perekonomian, sistem demokrasi, sistem politik, sistem hukum, sistem pemerintahan, dan tatanan sosial kemasyarakatan, dan korupsi berdampak pada psikologis orang terdekat. "Lanjutnya

"Pemberantasan tipikor dapat dilakukan dengan upaya pencegahan (preventif), upaya penindakan (kuratif), upaya edukasi masyarakat/mahasiswa, upaya edukasi LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). "Tuntasnya

Laporan: Jalal

TrendingMore