Berita TerbaruBerita VideoJabarSorot

Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan Rehabilitasi Gedung SMPN 2 Cikalong Kulon Jadi Ajang Korupsi

Jurnal.5
Jumat, 15 Oktober 2021, 09:04 WAT
Last Updated 2021-10-15T02:12:12Z



JURNAl5 | Pekerjaan Rehablitasi Gedung SMPN 2 Yang berada Di Kp Cikendi Desa Mekarjaya  Kecamatan Cikalongkulon kabupaten  Cianjur diduga jadi ajang korupsi, pasalnya tidak sesuai antara RAB dengan hasil pekerjaanya

Dengan pelaksanaan program Pemerintah Melalalui Dinas Pendididikan Yang telah di Realisasikan untuk pembangunan sekolah menengah pertama negeri SMPN 2 Cikalongkulon kabupaten Cianjur melalui provinsi Jawa barat

Berdasarkan papan informasi Publik (PIP) bahwa program pekerjaan Revitilisasi dari dinas pendidikan Cianjur yang berasal Dari dana alokasi khusus (DAK) APBD TA 2021 dengan Nilai Kontrak  sebesar 935.878.593.10 ,dengan hari kerja untuk Waktu pelaksanaan Seratus Dua Puluh hari , yang di laksanakan oleh Pelaksana CV.KANCA SATIA UTAMA. 

Saat awak media mendatangi selasa 13/10/21 dan melihat Rehab gedung sekolah antara RAB yang terpampang di Papan informasi di Diduga tidak sesuai RAB yang sebenarnya Karena Melihat atap Baja Ringan yang Di pasang Sangat tipis, disitu sudah jelas ada pengurangan bahan. 


Dengan pengurangan bahan material yang tidak sesuai apalagi dimusim hujan yang ditakutkan kalau kena angin hingga tidak bisa menahan beban dan akhirnya bangunan tersebut bisa roboh pada saat anak anak sedang belajar, dan untuk kekuatanyapun tidak akan tahan lama. 

Salah Satu pekerja ketika diwawancara mengeluhkan, '' Kami pun sebagai pekerja tidak tahu terkait pengurangan bahan material tersebut, saya hanya mengerjakan saja dan upah kami pun sebagai pekerja bayaran nya tersendat karena masih menunggu dari pihak CV KANCA UTAMA jikalau pada hari besok tidak dibayar hasil kerja kemungkinan pekerja bagunan yang ada disini semua akan mogok sampai diselesaikan nya bayaran upah kami "keluhnya. 


Pihak CV KANCA UTAMA tidak ada ditempat Saat mau di konfimasi, ketika dihubungi via Whatapps beberapa kali sampai berita ini dinaikkan  tidak menjawab hanya dilihat saja.( Ks/Rud ) 


TrendingMore