Daerah

Subang Kembali ke PPKM Level 3 Ini Penjelasan Kang Jimat

Jurnal.5
Kamis, 07 Oktober 2021, 06:18 WAT
Last Updated 2021-10-06T23:18:10Z


SUBANG- Bupati Subang H. Ruhimat menyerahkan berbagai bantuan dan penghargaan sekaligus memberi penjelasan terkait perubahan status kewaspadaan Covid 19 Kabupaten Subang dalam Acara Amazing Festival Coffe Subang Jawara 2021 di Alun-alun Bukanagara Desa Cupunagara Kecamatan Cisalak, Rabu (6/10/2021).


Acara yang diselenggarakan Dinas Pertanian Subang tersebut dijadikan momentum pemulihan sektor ekonomi warga kecamatan Cisalak dan penyerahan berbagai bantuan serta apresiasi bagi desa yang telah melunasi PBB 100%. Selain itu dilaksanakan pula program vaksinasi warga desa Cupunagara serta peresmian gedung Unit Pengolahan Hasil Kopi (UPHK) Kelompok Tani Gunung Luhur bantuan Dinas Perkebunan Jawa Barat oleh Bupati Subang.



Dalam sambutannya Camat Cisalak Eza Zaithon Thowi Anshari, AP, M.Si mengucapkan selamat datang kepada Bupati beserta jajarannya pada Festival Kopi dan Tembakau Subang Jawara yang diselenggerakan di wilayahnya. Dirinya dan masyarakat Kecamatan Cisalak merasa terhormat dan menjadi sebuah kebanggaan atas kehadiran orang nomor 1 di Kabupaten Subang tersebut. Ia menyatakan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan hal yang positif yang dapat membantu meningkatakan geliat usaha dan perekonomian di kecamatan Cisalak.



Dirinya mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian dan berbagai pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Daerah di kecamatan Cisalak serta berbagai bantuan yang diberikan kepada para kelompok Tani Kopi di Desa Cupunagara khususnya dan Kecamatan Cisalak umumnya oleh Dinas Perkebunan Jawa Barat. Selain itu dirinya bersyukur atas prestasi kecamatan Cisalak yang meraih predikat kepatuhan membayar PBB dan realisasi pajak tertinggi di Kabupaten Subang. "Alhamdulillah cisalak mendapat predikat kepatuhan membayar PBB dan realisasi pajak tertinggi di Kabupaten Subang dan 4 desa tahun ini mendapatkan reward mobil Jawara" ujarnya



Adapun terkait progress pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Cisalak dirinya menyampaikan bahwa saat ini telah mencapai angka 46% dan mengucapkan terima kasihnya kepada masyarakat Cisalak yang tetap menjaga protokol kesehatan walaupun trend Covid 19 di Kecamatan Cisalak telah menurun "Alhamdulillah saat ini angka kasus penularan covid 19 di Kecamatan Cisalak adalah zero atau tidak ada warga yang terpapar covid 19" ujar Eza



Sementara itu menurut Kang Jimat Kegiatan Festival Kopi dan Tembakau yang kini dilaksanakan merupakan upaya untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi masyarakat dan meningkatkan motivasi para petani dan wirausaha kopi dalam mempertahankan dan mengembangkan usahanya.



Dirinya mendukung terlaksananya acara tersebut setelah mendapat laporan bahwa Kecamatan Cisalak telah mengalami penurunan penyebaran covid 19 bahkan saat ini tidak ada laporan warga yang terpapar Covid 19 di wilayah kecamatan Cisalak. "Tidak ada laporan warga yang terpapar covid 19 di kecamatan Cisalak Untuk itu saya berani mendorong agar kegiatan ini dapat dilaksanakan" ujar Kang Jimat.



Terkait kenaikan level kewaspadaan Covid 19 di Kabupaten Subang dari level 2 ke level 3 Kang Jimat menjelaskan bahwa hal tersebut bukan karena adanya lonjakan kasus namun ada regulasi baru berdasarkan capaian vaksinasi di suatu daerah. Ia memaparkan bahwa hal tersebut disebabkan karena lambatnya proses vaksinasi pada warga Subang yang terhambat karena keterbatasan pasokan vaksin dari pusat. Dirinya berharap agar Kabupaten Subang mendapatkan pasokan vaksin yang cukup untuk mempercepat proses vaksinasi warganya. "Dulu vaksin melimpah warganya yang ragu untuk divaksin tapi sekarang warga sudah mau dan berbondong bondong ingin divaksin tapi pasokan vaksin terbatas" tegas Kang Jimat.



Adapun berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 47 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 4, level 3, level 2 dan level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali ada ketentuan/indikator baru bahwa suatu daerah boleh level 2 jika capaian vaksinasi dosis 1 > 50% dan capaian vaksinasi lansia dosis 1 > 40 % sedangkan progress capaian vaksinasi Kabupaten Subang saat ini Dosis 1 total 33,36% dan Lansia 11, 43%.



Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat, Ir. Hendy Jatinika, M.M, ketua TP. PKK Kabupaten Subang sekaligus Istri Bupati Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat, Sekda Subang H. Asep Nuroni beserta istri, Asda I H. Rahmat Effendi, Asd II dr. Nunung Syuhaeri, kepala Bapenda Subang H. Ahmad Sobari, kepala DLH Subang Rona Mairansyah, Kasatpoldam Dikdik Solihin, Camat Cisalak beserta unsur muspika, para tokoh masyarakat kecamatan Cisalak dan kepala beserta perangkat Desa Cupunagara.



SUBANG- Bupati Subang H. Ruhimat menyerahkan berbagai bantuan dan penghargaan sekaligus memberi penjelasan terkait perubahan status kewaspadaan Covid 19 Kabupaten Subang dalam Acara Amazing Festival Coffe Subang Jawara 2021 di Alun-alun Bukanagara Desa Cupunagara Kecamatan Cisalak, Rabu (6/10/2021).


Acara yang diselenggarakan Dinas Pertanian Subang tersebut dijadikan momentum pemulihan sektor ekonomi warga kecamatan Cisalak dan penyerahan berbagai bantuan serta apresiasi bagi desa yang telah melunasi PBB 100%. Selain itu dilaksanakan pula program vaksinasi warga desa Cupunagara serta peresmian gedung Unit Pengolahan Hasil Kopi (UPHK) Kelompok Tani Gunung Luhur bantuan Dinas Perkebunan Jawa Barat oleh Bupati Subang.


Dalam sambutannya Camat Cisalak Eza Zaithon Thowi Anshari, AP, M.Si mengucapkan selamat datang kepada Bupati beserta jajarannya pada Festival Kopi dan Tembakau Subang Jawara yang diselenggerakan di wilayahnya. Dirinya dan masyarakat Kecamatan Cisalak merasa terhormat dan menjadi sebuah kebanggaan atas kehadiran orang nomor 1 di Kabupaten Subang tersebut. Ia menyatakan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan hal yang positif yang dapat membantu meningkatakan geliat usaha dan perekonomian di kecamatan Cisalak.


Dirinya mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian dan berbagai pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Daerah di kecamatan Cisalak serta berbagai bantuan yang diberikan kepada para kelompok Tani Kopi di Desa Cupunagara khususnya dan Kecamatan Cisalak umumnya oleh Dinas Perkebunan Jawa Barat. Selain itu dirinya bersyukur atas prestasi kecamatan Cisalak yang meraih predikat kepatuhan membayar PBB dan realisasi pajak tertinggi di Kabupaten Subang. "Alhamdulillah cisalak mendapat predikat kepatuhan membayar PBB dan realisasi pajak tertinggi di Kabupaten Subang dan 4 desa tahun ini mendapatkan reward mobil Jawara" ujarnya


Adapun terkait progress pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Cisalak dirinya menyampaikan bahwa saat ini telah mencapai angka 46% dan mengucapkan terima kasihnya kepada masyarakat Cisalak yang tetap menjaga protokol kesehatan walaupun trend Covid 19 di Kecamatan Cisalak telah menurun "Alhamdulillah saat ini angka kasus penularan covid 19 di Kecamatan Cisalak adalah zero atau tidak ada warga yang terpapar covid 19" ujar Eza


Sementara itu menurut Kang Jimat Kegiatan Festival Kopi dan Tembakau yang kini dilaksanakan merupakan upaya untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi masyarakat dan meningkatkan motivasi para petani dan wirausaha kopi dalam mempertahankan dan mengembangkan usahanya.


Dirinya mendukung terlaksananya acara tersebut setelah mendapat laporan bahwa Kecamatan Cisalak telah mengalami penurunan penyebaran covid 19 bahkan saat ini tidak ada laporan warga yang terpapar Covid 19 di wilayah kecamatan Cisalak. "Tidak ada laporan warga yang terpapar covid 19 di kecamatan Cisalak Untuk itu saya berani mendorong agar kegiatan ini dapat dilaksanakan" ujar Kang Jimat.


Terkait kenaikan level kewaspadaan Covid 19 di Kabupaten Subang dari level 2 ke level 3 Kang Jimat menjelaskan bahwa hal tersebut bukan karena adanya lonjakan kasus namun ada regulasi baru berdasarkan capaian vaksinasi di suatu daerah. Ia memaparkan bahwa hal tersebut disebabkan karena lambatnya proses vaksinasi pada warga Subang yang terhambat karena keterbatasan pasokan vaksin dari pusat. Dirinya berharap agar Kabupaten Subang mendapatkan pasokan vaksin yang cukup untuk mempercepat proses vaksinasi warganya. "Dulu vaksin melimpah warganya yang ragu untuk divaksin tapi sekarang warga sudah mau dan berbondong bondong ingin divaksin tapi pasokan vaksin terbatas" tegas Kang Jimat.


Adapun berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 47 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 4, level 3, level 2 dan level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali ada ketentuan/indikator baru bahwa suatu daerah boleh level 2 jika capaian vaksinasi dosis 1 > 50% dan capaian vaksinasi lansia dosis 1 > 40 % sedangkan progress capaian vaksinasi Kabupaten Subang saat ini Dosis 1 total 33,36% dan Lansia 11, 43%.


Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat, Ir. Hendy Jatinika, M.M, ketua TP. PKK Kabupaten Subang sekaligus Istri Bupati Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat, Sekda Subang H. Asep Nuroni beserta istri, Asda I H. Rahmat Effendi, Asd II dr. Nunung Syuhaeri, kepala Bapenda Subang H. Ahmad Sobari, kepala DLH Subang Rona Mairansyah, Kasatpoldam Dikdik Solihin, Camat Cisalak beserta unsur muspika, para tokoh masyarakat kecamatan Cisalak dan kepala beserta perangkat Desa Cupunagara.( Jay )

TrendingMore