Ragam

30 ODGJ Kab.Tangerang, Disambut Tangisan Bahagia, Selelah 3 Minggu Dirawat di RSJMM

Jurnal.5
Kamis, 18 November 2021, 07:25 WAT
Last Updated 2021-11-18T00:25:36Z

JURNAL5.COM - Isak tangis penuh kebahagiaan langsung meledak, disaat detik-detik kemunculan bis dan kendaraan operasional RSJ.Dr.H. Marzoeki Mahdi (RSJMM) Bogor yang membawa rombongan 30 ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), sampai ke lokasi Islamic Center, yang berlokasi di Jl.Citra Raya Utama Timur No.2 Ciakar Kec.Panongan Kab.Tangerang Banten, setelah 3 minggu lebih berpisah dengan pasien, untuk menjalani perawatan, pengobatan serta rehabilitasi di RSJMM, sejak tgl.26 Oktober, sampai 17 Novemner 2021. Semua ODGJ langung diarahkan untuk masuk ke gedung pertemuan yang didampingi oleh keluarga masing-masing untuk melepas kerinduan, sambil menyantap makanan yang telah disiapkan oleh Instalasi Gizi RSJMM.

dr.Hendra Tarmizi, sebagai Kepala Bidang yang didampingi oleh dr.Dewi Yuliana Lestari, MKM, sebagai Kasi PTM&Keswa Dinkes Kab.Tangerang, langsung membuka acara Serah Terima 30 ODGJ yang berasal dari 29 Kecamatan, 274 Desa/Kelurahan dan 44 puskesmas, yang sudah selesai menjalani pengobatan di RSJMM, "Terimakasih kepada RSJMM atas perawatan dan pengobatan terhadap 30 ODGJ dari Kab.Tangerang dan kami menerima kembali pasien untuk dilakukan penanganannya di Puskesmas".


Iyep Yudiana, SKM. MKM., yang didampingi oleh 9 petugas RSJMM lainnya, langsung menyerahkan kembali Ke-29 ODGJ, (karena 1 pasien masih menjalani perawatan di RSJMM), kepada Pemda Kab.Tangerang melalui Dinkes, sambil menghadirkan 2 ODGJ, untuk tampil kedepan memberikan tertimoni kegiatan selama dirawat di RSJMM.





Akhirnya ke-29 ODGJ paska rawat RSJMM yang berasal dari Kecamatan cisauk, cikupa, Rajeg, kronjo, guhnung kaler, balaraja, tigaraksa, teluk naga, kalapa dua, pagidangan, berhasil diserah terimakan kepada keluarganya masing-masing melalui Dinkes, Dinsos, Disdulcapil, dll, disertai obat dan surat kontrol  yang harus dijalankan oleh keluarga dan didampingi oleh petugas puskesmas, sehingga ODGJ tidah hanya sekedar pulih secara medis di RSJMM, tapi sampai bisa produktif dan mandiri di masyarakat.(Arul)

TrendingMore