PeristiwaRagam

Istri Diduga Selingkuh, Suami Terancam Pidana

Jurnal.5
Kamis, 04 November 2021, 14:09 WAT
Last Updated 2021-11-04T07:09:54Z
Ilustrasi

Jurnal5.com - Dugaan kasus perzinaan atau selingkuh yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memasuki babak baru.
Pasal nya, pelapor juga terancam akan tersandung tindak pidana.

Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triadi mengatakan, sementara ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus laporan perzinaan.
Untuk menindak lanjuti ada nya laporan dugaan kasus perzinaan oleh salah seorang oknum kades yang diduga berzina dengan wanita yang masih memiliki suami sah.
Ini masih kita dalami. Ada dugaan, adanya dugaan pemerasan. Jadi masih kita dalami beberapa motif yang ada, apakah ini benar motif perzinaan atau ada motif lain,” ungkap Kapolres PALI, AKBP Rizal AT, Rabu (3/11/2021)
Dijelaskanya, sementara ini beberapa saksi-saksi sudah dilakukan pemeriksaan, baik saksi maupun pelapor, yang kemudian tinggal menetapkan tersangka. “Memang barang bukti baru ada foto. Bukti foto tersebut juga dilakukan pendalaman, sebelum dialihkan statusnya menjadi tersangka. Lantaran barang bukti yang ada juga masih minim,”
 ujar nya.

Sebelumnya diberitakan, seorang oknum kades di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial AL harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, oknum kades di Bumi Serepat Serasan ini dilaporkan ke pihak kepolisian lantaran diduga telah bermain ‘serong’ dengan istri orang.

Laporan polisi tersebut tercatat nomor STTP/53/X/2021/Polres Pali/Satreskrim, tanggal 25 Oktober 2021 atas tindak perzinaan yang dilaporkan oleh EN, warga Kecamatan Talang Ubi,
tak lain adalah suami dari perempuan diduga menjadi selingkuhan oknum kades inisial AL.

Terpisah,
Tarmizi, tokoh pemuda setempat didampingi beberapa warga meminta aparat penegak hukum segera menindak tegas terhadap oknum kades tersebut secara profesional.

Berita terkait ulah oknum kades kami itu sudah viral dan diketahui oleh masyarakat luas.
Tak hanya di daerah ini,

tapi juga sudah mengemuka ke tingkat nasional. Akibatnya kita semua selaku warga desa sangat malu dan tercemar,”ujarnya.

Oleh karena itu, ia mewakili masyarakat desa mendesak agar penyidik Polres PALI dapat segera memproses hukum kades tersebut. “Kami menunggu hasil lidik Polres PALI. Sekaligus ingin membuktikan apakah benar yang disampaikan oleh oknum kades itu, bahwa ia kebal hukum atau tidak,”
pinta nya. (deni-rajab-trisula)

TrendingMore