PendidikanRagam

STIDKI NU Indramayu Gelar Wisuda Sarjana Ke-1 2021-2022

Jurnal.5
Rabu, 10 November 2021, 19:08 WAT
Last Updated 2021-11-10T12:08:04Z

Net 9 Indramayu STIDKI NU Indramayu Gelar Wisuda Perdana
Indramayu, NU Online Jabar
Empat tahun sudah Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Nahdlatul Ulama (STIDKI NU) hadir di Kabupaten Indramayu, sebagai ihtiar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Indramayu untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM).  

STIDKI NU Indramayu adalah perguruan pertama yang dimiliki PCNU Indramayu secara kelembagaan yang mendapat izin operasional dari Dirjen Pendis Kementrian Agama Republik Indonesia dengan SK Nomor 3333 pada tanggal 17 Juni  tahun 2017 dengan 4 program studi yakni Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan dan Konseling Islam (BKI),  Manajemen Dakwah (MD) dan Pengembagan Masyarakat Islam (PMI).

Selama 4 tahun menjalankan proses pendidikan kini pada hari ini Rabu (10/11/2021) STIDKI NU Indramayu berhasil meluluskan mahasiswanya dengan menyandang gelar Sarjana Sosial (S.Sos). prosesi wisuda dihelat dalam acara yang mewah dan meriah namun penuh kehidmatan di Aula STIDKU NU yang berada di Gedung Pusat Dakwah Nahdlatul Ulama jalan Gatot Subroto No. 09 Indramayu. 

Wisuda perdana itu diikuti sebanyak 90 wisudawan dan wisudawati dan dihadiri utusan PBNU, PWNU Jabar, PCNU Indramayu, Bupati Indramayu, Forkominda, perwakilan perguruan tinggi se Kabupaten Indramayu, ormas Islam, partai politik, orang tua dan keluarga wisudawan dan berbagai undangan lainnya.  

Ketua STIDKI NU Indramayu, Supendi Samian dalam sambutannya menegaskan, seluruh prodi yang ada yakni KPI, BKI, MD dan PMI telah terakreditasi B sehinggapa para sarjana sangat layak menyandang gela sarjana dan siap berkiprah di masyarakat. 

“Kami sampaikan kepada Ibu Bupati, kiranya pemerintah Kabupaten Indramayu dapat memanfaatkan para sarjana STIDKI NU untuk kemajuan Indramayu, khususnya dalam bidang dakwah dan pengembangan masyarakat menuju terciptanya Indramayu yang bermartabat,” tegas Supendi Samian.

Pada kesempatan yang sama, Supendi menguraikan, STIDKI NU Indramayu mengusung tagline ‘Inovatif, Unggul dan Berbudaya’, dengan tagline tersebut pihaknya telah melakukan berbagai langkah inovasi baik dalam pengembangan dakwah, pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 

“STIDKI NU juga telah menerapkan digitalisasi dalam berbagai proses akademik, mulai dari administrasi, pembelajaran maupun berbagai unsur lainnya, selain itu kami juga telah tumbuh menjadi kampus yang unggul dan berbudaya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai aqidah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” urainya. 

Di akhir kata sambutannya, Ketua STIDKI NU Indramayu berharap kepada para wisudawan untuk mengabdi dan berkiprah di masyarakat agar ilmu yang didapat di bangku perkuliahan dapat bermanfaat. 

“Saya berharap kepada seluruh sarjana STIDKI NU Indramayu untuk menjaga marwah kiai, menjaga marwah Nahdlatul Ulama, mengabdi kepada agama, bangsa dan Negara serta  menjaga keutuhan NKRI,” harapnya.

Sementara, perwakilan wisudawan, Abdul Ghoni dalam sambutannya menyatakan siap  bersaing bersama jutaan sarjana di Indonesia dan dunia untuk berkiprah dan mengabdi di masyarakat berbekal ilmu dan keahlian yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di STIDKI NU Indramayu. 

“Meskipun kampus kami ini adalah perguruan tinggi yang tergolong baru dan sarana pendidikannya masih sederhana, tetapi ilmu dan keahlian yang diberikan para dosen dan kiai NU telah memenuhi cakrawala pemikiran kami, sehingga kami tidak takut bersaing dengan sarjana jebolan kampus lain dan kami akan buktikan bahwa sarjana STIDKI NU benar-benar sarjana yang unggul, inovatif dan berbudaya,” pungkas Abdul Ghoni diiringi gemuruh tepuk tangan ratusan hadirin yang memenuhi aula PCNU Indramayu.

Ketua PWNU terpilih yang akrab dipanggil Kiai Juhadi ini hadir dalam wisuda tersebut sebagai Ketua Badan Pengelola dan Pengembangan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BP3TNU) Indramayu sebuah jabatan yang melekat dalam posisi Ketua PCNU. “Kehadiran saya di sini adalah sebagai Ketua BP3TNU Indramayu yang membawahi STIDKI NU, meskipun saya sudah mengundurkan diri sebagai Ketua PCNU Indramayu karena sekarang mendapat amanah sebagai Ketua PWNU Jabar, anggaplah ini sebagai tugas terahir saya di Indramayu  setelah 15 tahun berkhidmat di PCNU, sekaligus saya juga memohon do’a untuk berkiprah di Jawa Barat semoga bekal dari Indramayu ini bisa memajukan PWNU Jawa Barat,” ungkap Kiai Juhadi dalam sambutannya di depan para wisudawan. 

STIDKI NU merupakan warisan dan kenang-kenangan dari kepengurusannya selama 15 tahun sehingga harus dijaga, dirawat dan dimajukan oleh seluruh warga NU di Kota Mangga. “Selama 15 tahun kami berkhidmat di PCNU Indramayu tentu banyak kekurangan dan kelemahannya, tetapi berbagai keberhasilan dan kemajuan juga telah mampu kita raih diantaranya dengan berdirinya STIDKI NU ini, oleh karenanya warisan dan kenang-kenangan terindah ini harus dijaga dan terus didorong agar tumbuh menjadi perguruan tinggi yang maju dan menghasilkan sarjana yang unggul,” ujarnya.

Tambah. Ketua PWNU Jabar  H. Juhadi berharap agar  wisuda perdana tersebut dijadikan sebagai  awal kemajuan STIDKI NU Indramayu. “NU sangat konsen terhadap pendidikan, karena IPM di Indramayu masih sangat rendah, dengan hadirnya STIDKI NU ini kami ingin membantu pemerintah agar mampu meningkatakn IPM tersebut. Kita ketahui bersama bahwa sumberdaya alam di Indramayu sangat luar biasa, perikanan, pertanian, migas dan lain sebagainya, tetapi karena SDM belum seimbang, sehingga kesejahteraan juga belum seimbang,” tuturnya.


“Kepada seluruh wisudawan saya berpesan agar berkiprah dan berperan di tengah-tengah masyarakat. STIDKI NU adalah perguruan tinggi dakwah dan dakwah itu bisa hadir dimana-mana, dimanapun tempatnya dan dalam keadaan apapun, maka para sarjan juga harus mampu memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat,” Tutupnya. (Ari)

TrendingMore