Ragam

Hati-hati Pekerja Migran Indonesia, Dalam Bekerja Di Luar Negeri

Jurnal.5
Senin, 13 Desember 2021, 09:36 WAT
Last Updated 2021-12-13T02:36:28Z

Jurnal5.com - Indramayu - Pengacara Toni atau biasa dikenal dengan sebutan Toni RM, menyampaikan duduk permasalahan yang dialami oleh kliennya, lewat medsosnya Minggu malam 12/12/2021.

Toni RM, inilah proses dugaan tindak pidana perdagangan orang terhadap korban Pekerja Migran Indonesia (PMI) Aulia warga Desa Sumber Wetan Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka. 

Toni RM menceritakan kronologisnya, Juni 2021 korban direkrut oleh Sponsor berinisial ATN, warga Desa Cikedung Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu. Korban ditawari kerja di Irak dengan gaji Rp7 juta per bulan. Korban mau, Kemudian korban medical.

" Pada 4 Agustus 2021 korban mau diterbangkan, Korban dijemput pakai mobil. Kemudian korban diserahkan kepada ASM, warga Jatibarang Kabupaten Indramayu", Ujar Toni.

Toni RM melanjutkan, Oleh ASM korban diserahkan lagi kepada ADM, warga Desa Ujungsemi BTN Taman Ujung Semi Indah Kecamatan Kaliwedi Cirebon. Oleh ADM kemudian korban diserahkan lagi kepada JM.

"Dan oleh JM kemudian korban diserahkan lagi kepada komplotannya, kemudian komplotannya itu membawa korban ke Bandara Soekarno Hatta", sambungnya.

Toni juga menambahkan Korban diterbangkan ke Erbil Irak melalui Doha Qatar. Setelah sampai Bandara Irak, korban dijemput Agency kemudian dibawa ke kantor Agency. Di Agency korban dipasarkan identitas dan fotonya dipajang di Agency. Korban diambil Majikan, Majikan membayar Agency 6.000 US Dolar. 

"Korban bekerja dari jam 5 pagi sampai jam 2 dini hari, korban sakit. Korban dipulangkan ke Agency. Korban dipukuli oleh Agency. Karena korban minta pulang ke Indonesia", tuturnya.

Toni menyampaikan bahwa korban dimintai ganti rugi sebesar 5.000 US Dolar oleh Agency. Sehingga Suami korban jual sawah untuk menebus korban sebesar Rp75 juta dengan cara dikirim agar korban bisa pulang. 

"Akhirnya Korban dipulangkan ke Indonesia. Sampai Jakarta tanggal 5 Desember 2021", pungkasnya.

Catatan Toni RM, Korban sudah mendapat perlakuan kasar oleh Agency, korban juga mengeluarkan uang, sampai-sampai jual sawah.


Laporan : Wawan

TrendingMore