DaerahRagam

Kementan Dorong Budidaya Stevia Di Lahan markas Bela Negara Kabupaten Cianjur

Jurnal.5
Minggu, 19 Desember 2021, 07:52 WAT
Last Updated 2021-12-19T00:54:36Z

Cianjur | Jurnal5 - Dalam meningkatkan kegiatan penyemaian benih/ biji Stevia (Daun Manis ) yang di selenggarakan oleh Kementrian Pertahanan ( Menhan ) dalam rangka ketahanan pangan di Markas Besar Barisan Patriot Bela Negara, Kampung Cipejeh, Desa Mulyasari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu, (18/12/21).

Kegiatan dengan tema tasakuran lembaga terkait bersama Masyarakat, dan Penyemaian tanaman Cadangan logistik Strategis Stevia tersebut dihadiri oleh,  Kementrian Pertahanan Selaku penanggung jawab Badan Cadangan Logistik Strategis ( BCLS ) yang diwakili oleh Kolonel Damar dan Kolonel Iwan, Dirut PT. Stevia Agro Internasional, Budi Harianto Atta, Kementrian Pertanian Republik Indonesia ( diwakili ), Gubernur Jawa Barat ( diwakili ), Ketua Praksi Golkar DPRD Kabupaten Cianjur Asep Iwan,  Wakil Bupati Kabupaten Cianjur, TB Mulyana, Dandim 0608/Cianjur ( diwakili ), Kapolres Cianjur ( diwakili ), Camat Mande ( diwakili ), Danramil Mande, Kapolsek Mande ( diwakili ), Babinsa Desa Mulyasari, Bhabinkamtibmas Mulyasari, Tokoh Agama para alim ulama dan juga para tokoh masyarakat Kecamatan Mande, Serta Ketua Umum Barisan Patriot Bela Negara, H. Dadeng, dan juga para petani dari warga sekitar.

Pantauan awak media,  serangkaian kegiatan tersebut di mulai dari sambutan para tamu undangan, dilanjutkan dengan penyerahan alat tani dan dilanjutkan pula dengan penyemaian tanaman Stevia secara simbolis yang dilakukan oleh Kementrian pertahanan selaku penanggung jawab BCLS, CEO PT. Stevia, Ketua Umum Barisan Patriot Bela Negara, H. Dadeng Saefudin, SE, dan dilakukan pulan oleh Wakil Bupati Kabupaten Cianjur, TB. Mulyana.



Menurut keterangan Dirut PT. Stevia Agro Internasional, Budi Harianto Atta, mengatakan bahwa dengan diadakannya penanaman Stevia tersebut akan mendongkrak Perekonomian Masyarakat Kususnya di Kabupaten Cianjur, Karena tingkat kegagalan dalam penanaman Stevia tersebut sangat rendah, selain itu untuk pemasarannyapun, Budi Mengatakan sangat mudah dan bahkan pihak nya sendiri yang akan membeli hasil dari pada penanaman Stevia dari petani, jadi para petani tidak akan khawatir untuk pemasarannya.

"Kami PT. Agro Stevia Internasional yang ditunjuk dan sudah MOU dengan Kementrian Pertahanan Republik Indonesia dalam hal ini badan cadangan Logistik Strategis, Stevia akan menjadi salah satu Komuditi ketahanan Pangan tanaman darat tanaman Stevia, untuk secara Praktis saya sampaikan, satu batang tanaman Stevia butuh modal tanam 1986 ribu rupiah atau 2000 rupiah, satu Hektar kalo landai ( datar ) bisa ditanami sampai dengan 50 ribu batang, satu hektar daun basah Stevia bisa menghasilkan 100 sampai 200 juta rupiah, dengan periode selama 9 bulan, dari sini tidak terlalu lama bapa ibu menunggu hasil panen, kenapa? Bibit dari kami, pupuk dari kami dan yang membeli kami, itu kurang lebih budidaya tanaman Stevia," ungkap Budi.

Budi Harianto juga mengatakan bahwa Pemerintahan Kabupaten Cianjur sangat proaktif dan Cerdas dalam melihat pangsa pasar kedepan, mengingat tanaman Stevia tersebut sangat baik bagi penderita diabetes.

" jadi gula tebu itu tidak baik buat penderita Diabetes, tapi gula Stevia sangat aman bagi penderita diabetes, kedepannya nanti semuanya menggunakan Stevia Karena aman bagi penderita Diabetes, dan Stevia ini non sukrosa, nanti kita meminta kerjasama dari rekan rekan Bela Negara mudah mudahan apa yang sudah di canangkan oleh pemerintah dalam hal ini kementrian pertahanan bisa temen temen menjadi agen perubahan, agen perubahan bagi sekelilingnya," ujarnya.

Dirut PT. Stevia Agro Internasional, Budi Harianto juga menyebutkan bahwa dengan dilakukannya penanaman Stevia tersebut,  Semua petani dan yang terlibat, terancam kaya ( Mendapat Keutungan yang besar ). Oleh karena itu Budi mensosialisasikan secara detail penanaman hingga penjualan tanaman tersebut, hingga harapan Cianjur menjadi penghasil Stevia terbesar.

Kendati demikian Budi juga menjelaskan bahwa dalam penanaman Stevia itu tidak terlepas dari hama, namun dirinya menyebutkan bahwa hama yang menyerang tanaman pengganti tebu tersebut tidak akan menghambat pertumbuhannya, selain itu juga Budi mengatakan bahwa adapun hama yang menyerang, pihaknya ( petani/pengelola) tidak akan membunuh Hama tersebut, namun dengan alat ( ultrasonik ) para petani akan dibekali pengetahuan untuk mengusirnya saja.

" Untuk hama itu ada tiga, yaitu, kutu Apit, Ulat dan yang terakhir adalah Ga'ang dan orong orong, kami percaya satu hal dari orang tua kami terdahulu, karena semua yang hidup itu pasti akan mati, jadi kami tidak  membunuh Hama, namun teknkologi kami hanya akan mengusir hama dengan Ultrasonik  kita usir seperti dulu leluhur kita ada namanya orang orangan sawah yang tidak membunuh burung tetapi mengusir burung, itu salah satu metode kami damai dengan lingkungan," Ujarnya.

Hambatan lainnya, Sambung Budi, tentang pengetahuan tanaman di masyarakat masih sangat rendah, karena kita ini kurang mau baca, kita kurang mau dengan risert, itu saja kendala di Masyarakat terkait ketidak tauan mengenai tanaman Stevia yang sangat minim, sementara di negara lain Stevia sudah sangat maju, kami baru akan memulai, dan alhamdulilah Unsur pemerintahan di Kabupaten Cianjur ini, merespon dengan cepat, proaktif pada akhirnya yang akan di untungkan adalah masyarakat di kabupaten Cianjur ini, karena pendapatan asli daerah akan naik, kami akan bangun pabrik, bangun gudang, dan semua akan terangkat ( peningkatan ekonomi )," paparnya.

Budi juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus  melakukan sosialisasi kepada para petani agar memahami cara penanaman Stevia yang baik, hingga para petani mengerti dan hasil dari penanaman tanaman Stevia itu berhasil dengan maksimal dan Para Petani Stevia dapat sejahtera.

Informasi :
Stevia adalah nama popular dari bahan yang berasal dari tanaman Stevia rebaudiana. Daun tanaman Stevia rebaudiana ini sebenarnya sudah banyak digunakan oleh masyarakat di daerah Paraguay dan Brasil sejak masa lalu. Stevia baik dikonsumsi oleh penderita diabetes.(Zun)

TrendingMore