JabarRagam

Menteri Lingkungan Hidup Meresmikan Ekoriparian Sungai Tjimanoek Lama, dan Taman KEHATI Mendapatkan Rekor Muri

Jurnal.5
Senin, 13 Desember 2021, 21:40 WAT
Last Updated 2021-12-13T14:40:25Z


Jurnal5.com - Indramayu - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia, Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc meresmikan Ekoriparian Sungai Tjimanoek Lama, Senin 13/12/2021.


Menteri LHK juga menyaksikan penyematan rekor MURI atas Taman KEHATI sebagai lahan basah di Jawa. Taman KEHATI meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai replika ekosistem taman gelam pertama yang dikembangkan untuk wisata kota.


Kedua lokasi konservasi tersebut, dikelola menjadi taman wisata edukasi unggul di Indramayu melalui partisipasi keterlibatan PT Polytama Propindo yang berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat, dan Daerah.


Hadir pada acara tersebut, Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina, S. H., M.H., C.R.A, anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono, ST, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan Republik Indonesia, Ir. Sigit Reliantoro, M.Sc dan Presiden Direktur PT Polytama Propindo, Didik Susilo. Tampak pula hadir unsur Forkopimda Kabupaten Indramayu diantaranya Kapolres, Dandim, Sekda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan sejumlah pejabat di Pemkab Indramayu.


Rangkaian acara tersebut dimulai dari Taman KEHATI, dimulai dari pemaparan yang disampaikan oleh Prof. Riset. Dr. Ir Hendra Gunawan selaku Peneliti Ahli Utama Konservasi Keanekaragaman Hayati, lalu menandatangani Prasasti Taman KEHATI, kemudian agenda dilanjutkan dengan meninjau spot lokasi Ekoriparian Tjimanoek Lama, beberapa diantaranya meninjau area gerobak para pedagang kuliner kaki lima yang telah tertata dengan rapi, kemudian melihat sejumlah lukisan dari lomba kompetisi yang telah diselenggarakan Polytama beberapa waktu yang lalu.


Menteri Siti Nurbaya juga menyempatkan melihat mural 3 Dimensi di area tersebut. Diakhiri dengan melihat masterplan Taman Tjimanoek Lama yang akan difungsikan sebagai Taman Rekreasi Keluarga masyarakat Indramayu.


“Ini merupakan hal yang luar biasa, sebagai kolaborasi antara pihak swasta , Pemerintah dan Lembaga Pendidikan. Polytama berhasil menyulap bantaran sungai Cimanuk menjadi magnet wisata Kota Indramayu yang terintegrasi dalam konsep Ekoriparian Sungai Tjimanoek Lama,” kata Siti Nurbaya dalam kata sambutannya.


Menteri Siti Nurbaya menyambut baik penyediaan fasilitas Ekoriparian Sungai Tjimanoek Lama yang dilakukan Polytama, termasuk juga konservasi lahan basah Taman KEHATI. “Kepedulian dan partisipasi korporasi memang sangat diperlukan. Polytama telah memainkan perannya sebagai perusahaan yang peduli dengan lingkungan dan masyarakatnya,” tuturnya.


Sementara itu Presdir Polytama, Didik Susilo mengatakan sebagai salah satu Perusahaan penghasil bijih plastik terbesar di tanah air, Polytama melakukan revitalisasi fungsi sungai untuk menjaga kualitas air, termasuk penataan sempadan sungai. Berbagai sarana, prasarana dan fasilitas wisata diadakan di area wisata kota yang juga sebagai ruang terbuka hijau (RTH) tersebut.


Polytama mengalokasikan penataan tempat untuk para pedagang lewat fasilitas Pujasera, kemudian taman bermain, photospot, mural 3 Dimensi yang meceritakan aspek histori dari sungai Cimanuk.


“Selain penataan dengan penyediaan berbagai fasilitas, juga ada instalasi air bersih atau IPAL. Ekoriparian Sungai Tjmanoek Lama ini melibatkan masyarakat setempat,” kata Didik Susilo.




Didik menjelaskan bahwa Ekoriparian Sungai Tjimanoek Lama dan Taman KEHATI merupakan bagian bentuk sinergi antara Polytama dengan Pemkab Indramayu dalam penciptaan kawasan lingkungan sungai yang bersih dan asri di tengah jantung kota.


“Ini persembahan Polytama melalui inovasi dari program CSR di bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” tandasnya.


Corporate Secretary General Manager Polytama, Dwinanto Kurniawan juga mengungkapkan terkait kepedulian dalam penataan lingkungan yang dikombinasikan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.( Wawan )



TrendingMore