DaerahRagam

Para Petani Desa Kutawaringin Kekuhkan Akibat Pupuk Mahal

Jurnal.5
Kamis, 16 Desember 2021, 13:40 WAT
Last Updated 2021-12-16T06:40:55Z

CIANJUR JURNAL 5 - Para petani jagung di Desa kutawaringin kecamatan mande keluhkan harga penjualan hasil tani baik jagung maupun jenis sayuran yang di hasilnya.

Pasalnya harga pupuk hingga perawatan tidak seimbang dengan hasil jual, baik dari jagung, kacang serta sayuran lainya, yang lebih parah dari penanaman jagung sekarang harga jual cuman Rp 2000 hingga Rp 2500, itu belum termasuk ongkos kuli panggul dan biaya ongkos mobil.

Biaya dari mulai pupuk hinga perawatan cukup begitu besar, sedangkan penjualan harga hasil tani sangat menurun, maka banyak para petani yang mengeluh akan hasil panenya yang tidak seimbang.
Iduy seorang petani berharap pada pemerintah, agar bisa membantu masarakat kecil, terutama dalam penjualan harga pupuk baik orea, mpk dan pestisida, agar masarakat bisa merasakan hasil panen yang seimbang antara perawatan dan penjualan," pungkasnya.



Banyak para petani yang mengharapkan keseimbangan dalam rangka bercocok tananm, terutama pemerintah bisa memberikan keringanan dari harga pupuk pestisida/ pupuk cair bagi para petani lokal, karena harapan petani cenderung pada hasil panen.

Karena hasil yang saat ini di rasakan oleh para petani jauh beda dengan biyaya perawatan, dari mulai nanam hinga sampai panen.
jadi kapan para petani bisa sejahtra kalau hasil penjualanya terus mereda sampai turun.

Rafli hidayat

TrendingMore