Peristiwa

Terjadi Insiden Di stock File Batubara Sriwi Jaya lintas Raya Km 36.

Jurnal.5
Jumat, 29 April 2022, 23:54 WAT
Last Updated 2022-04-29T16:54:37Z

Jurnal5.com- Sumatera Selatan kabupaten penukal abab lematang ilir 28/04/2022
"Pekerja yang Meninggal Dunia karena di tabrak alat berat jenis Loder milik PT WKM, 
TKP KM. 36 Desa Harapan Jaya Kec. Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
Kejadian sekira Pukul 07.00 Wib,

Nama Korban : Juli, Warga Desa Harapan Jaya Kec. Tanah Abang,

Operator PT.  WKM / Pelaku : Sidiq, Warga Desa Tanah Abang 

Kronologis :
Pada saat operator alat berat Jenis Loder PT. WKM sedang loading tidak mengetahui adanya korban di belakang, sehingga pada saat mundur operator menggilas motor yang di kendarai Korban, korban meninggal dunia di tempat, jenazah Korban langsun dibawa keruma sakit pratama Tanah Abang.  

Insiden yang menelan korban jiwa terjadi pada hari Rabu (27/4/2022) kemaren sekira pukul 07.00 Wib, aparat penegak hukum langsung menyelidiki apa penyebab  terjadinya insiden.

Dari pantauan awak media jurnal5.com di TKP "ada dugaan PT.WKM tidak mengindahkan undang undang keamana kenyamanan dan keselamatan kerja ( K3 ).

Di jelaskan dalam undang undang (K3)

Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Undang-Undang terkenal sebagai aturan pokok K3. UU ini mengatur kewajiban perusahaan dan pekerja dalam melaksanakan keselamatan kerja. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 4 tahun 1987 tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3)
keselamatan kerja yang di maksud "baik itu pekerja di darat, di atas air, dalam air ataupun di udara.

Sesuai dengan UU Ketenagakerjaan tahun 2003, setiap pekerja berhak mendapatkan perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja (UU Keselamatan Kerja) mengatur tentang prinsip-prinsip dasar yang berkaitan dengan pelaksanaan keselamatan kerja

"Penyebab terjadi nya insiden ini karena akses Jalan masuk menuju tumpukan batubara tempat insiden terjadi tidak terlihat rambu atau papan plang yang bertuliskan "HATI HATI 
"keluar masuk kendaraan dan alat berat perusahaan, dan oprator tidak ada Helper sehingga tidak ada yang membantu pengawasan sewaktu operator sedang bekerja.

Menurut keterangan salah satu pewarta hadi wira kesuma saat ke tkp tidak di temui nya SAFETY keamanan yang diboasang pihak PT. WKM sebagai supkon yang bertanggung jawab ujar hadi wira kesuma.

Awak media jurnal5.com  hanya mendapati satu SAFETY dan satu ceker, 
yang belakangan ini di ketahui kedua petugas itu pekerja  dari PT Sriwijaya Lintas Raya (SLR). ujar hadi wira kesuma

Kembali ujar hadi wira kesuma tidak menutup kemungkinan PT.WKM melalaikan peraturan peraturan yang lain seperti " nya perijinan dan sebagai nya,

biasanya perusahaan mempekerjakan tenaga kerja apa bila calon tenaga kerja suda di nyatakan sudah di MCU.

.sebelum bekerja ada suatu perjanjian yang mengikat 
"perjanjian kerja waktu tertentu
"PKWT atau bisa juga disebut agrimen.

Dalam PKWT atau Agrimen tertulis dengan jelas 
"waktu mulai masuk bekerja, gaji/ bulan sesuai standar UMR, dan sampai ke lembur otomatis jam kerja, untuk itu bagi instansi terkait  agar kiranya dapat menindak lanjuti dugaan ini.tutupnya.


Laporan : Hadi wira kesuma

TrendingMore