Advertisement
Jurnal5.com
Sumsel //Kabar mengenai sebuah video bantuan pangan beras dari pemerintah yang disalurkan melalui cabang bulog Lahat diduga dalam kondisi tidak layak, terlihat banyak hama kutu, berjamur, atau menggumpal.
sebuah video berdurasi 00:23 detik , beras berkutu ditemukan di gudang penyimpanan Bulog Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. Hal ini menunjukkan adanya potensi serangan hama akibat penyimpanan yang kurang optimal atau terlalu lama. "
“Kasus ini menunjukkan buruknya perencanaan dalam kebijakan pangan nasional. akhirnya malah menumpuk dan tidak bisa digunakan? Ini bentuk pemborosan yang merugikan negara, sangat bertentangan dengan kebijakan efisiensi pak Presiden Prabowo.
" atas temuan beras berkutu yang menumpuk di gudang Bulog, Lahat ini menunjukkan lemahnya tata kelola pangan nasional dan berpotensi merugikan keuangan negara serta mengancam keamanan pangan masyarakat.
Tak hanya itu, kami juga mendesak Dinas Perdagangan kabupaten Lahat untuk melakukan audit menyeluruh terhadap mekanisme pengadaan dan penyimpanan beras bantuan pangan yang di salurkan oleh cabang bulog Lahat kepada masyarakat . Selain itu, dalam tata kelola stok lebih efisien
Kepada pihak Bulog Lahat perlunya transparansi dalam penanganan beras berkutu ini dan memastikan bahwa beras yang disalurkan kepada masyarakat benar-benar layak konsumsi."
Senin, 06 April 2026;
Kami dari Media mencoba mengkonfirmasi pihak Bulog melalui kepala gudang, lewat tlpnnya dgn nomor HP: 0813-6823-3xxx sampai saat ini blm ada jawaban"
*Sehingga berita kami tayangkan*
Sesuai anjuran Wakil Menteri Pertanian pernah menegaskan bahwa beras Bulog yang berkutu tidak akan disalurkan ke masyarakat dan memerintahkan untuk memeriksa ulang stok peningkatan kualitas kontrol.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Menerima Beras Rusak?
Temuan ini kami segera melapor ke Aparat Penagak Hukum (APH) atau pemerintah bantuan Pangan dari pemerintah Bulog Lahat salurkan beras tidak layak beras berkutu dapat segera ditukar dengan yang baru dan layak konsumsi.**
Tim:
