Advertisement
JURNAL 5 com-//- Senin 7 september 2026 samsi eka putra S,H bersama rekan media mendatangi polsek dente teladas untuk kejelasan penahanan traktor milik pak holil sampe di polsek dente teladas ternyata kapolsek dan pak kanit tidak berada di tempat karena ada kegiatan padahal dari sebelum jauh hari pak kapolsek dente teladas yang mengasih waktu dan tanggal itu untuk bisa bertemu dengan samsi eka putra S,H selaku kuasa hukum pak holil tapi nama nya manusia terkadang janji kadang ingkar kecewa jelas sangat kecewa kenapa sebelum nya tidak ada kordinasi kalo di hari senen tanggal 7 september 2026 belum bisa bertemu seolah olah mainin kami semua yang sudah dateng jauh - jauh ke polsek dente teladas
saya dateng ke polsek dente teladas ini hanya meminta ketegaskan dari kapolsek dente teladas untuk segera mengembalikan hen traktor milik pak holil yang sudah di tahan selama satu bulan lebih kalo pun hen traktor itu harus di tahan seharus nya selambat lambat nya dua hari itu sudah ada penyelesaian administrasi izin pengadilan untuk menyita barang bukti tersebut tapi ini udah satu bulan lebih bahkan sampe detik hari ini pun izin sita tidak ada kejelasan dan perkara ini masih ngambang dan hen traktor itu belum bisa di katakan barang bukti karena belum tentu hasil kejahatan karena kejahatan itu belum bisa di buktikan kejahatan apa yang sudah pak holil lakukan kejahatan belum bisa di buktikn tapi hen traktor barang milik pak holil sudah di tahan ucap "samsi eka putra ,S,H "
sementara hend traktor itu alat kerja untuk mencari nafkah pak holil dan keluarga selain dari pada itu pak holil juga ada beban untuk membayar angsuran tiap bulan terhadap hen traktor itu selain dari pada itu ada kerjaan yang sudah di berikan Dp dengan pak holil tapi pak holil tidak bisa mengerjakan nya karena hen traktor itu di tahan di polsek dente teladas sampe berita ini di tayangkan belum ada ketegaskan dari kapolsek tentang pengembaalian hen traktor milik pak holil
tolong buat bpk kapolda lampung tindak tegas oknum polisi yang tidak jelas menahan barang seseorang apa lagi mengambil barang tersebut untuk barang bukti secara paksa dan terang terangan tanpa bukti dan izin dari pengadilan di tindak tegas
( AYU JURNAL 5 )
